June 7, 2013

Digital Love: Cinta Dunia Maya di Masa-Masa Alay Itu

So, that internet has became a common thing in our life, it won’t be hard to get soulmate from the cyberspace.

Jadi gini, para anggota Kancut Keblenger yang terpilih telah menceritakan aib mereka yang kemudian dicetak jadi buku berkat bantuan Bukune dan sekarang sudah ada di toko-toko buku, berjudul "Kancut Keblenger: Digital Love"! Yay!

Mereka secara sukarela menulis tanpa royalti karena hasil penjualan buku perdana KK (kenapa perdana? Karena bakalan ada buku-buku selanjutnya. Amin!) bakal disumbangkan ke yayasan anak yatim-piatu yang aku lupa namanya. Sip.
Selain berhadiah stiker, buku ini juga berhadiah pahala dan doa dari pihak-pihak yang sudah kalian bantu baik secara langsung maupun tidak langsung. Naon.

Nah, behubung aku orangnya kabitha-en, suka ikut-ikutan. Jadi aku ikutan nulis :v ngga deng. Ini buat ikut lomba #DigitalLoveKK nya Bukune :v

Uti nyebar aib curhat dulu sodara-sodarah. Jadi gini nih,

Kebanyakan kisah cintaku berasal dari dunia maya. Meski kebanyakan tidak berhasil dan yang berhasil sudah berakhir. Beberapa di antarnya berakhir absurd namun ada juga yang berakhir… komik-banget.

Ini adalah kisah-kisah cintaku yang... absurd dan berakhir tanpa penyesalan '_'. Karena kalo nyeritain yang berkesan bakalan panjang soalnya. HAHAHA.

Aku pertama kali dapet pacar, di kelas 2 SMP, berkat mIRC  Akses internetku sampai kelas 3 SMP adalah warnet. Di mIRC, nickname orang yang paling umum adalah dengan format [gender]_[usia]_[status], biasanya ditambahi anak apa mereka seperti misalnya couo15cute_naxbmx. Aku sendiri jadinya gini: ceuuekyut_13_single *brb muntah*.
Sumber
Suatu hari, seseorang bernickname... ya... ceritanya m_14_mencaricinta menyapaku. Kita ngobrol-ngobrol yang to the point lagi PDKT. Nama dia adalah Rizky, bersekolah di SMP berdua digit angka, kelas 3 SMP. Obrolan kita berlanjut ke nanya Friendster dan nomor HP. Dan kita, akhirnya jadian lewat SMS.

Suatu hari lagi, dia ngajak aku ketemu. Kita ketemu di depan Gramedia Istana Plaza (IP). Tapi itu adalah pertemuan pertama (dan terakhir) yang singkat.

Jadi gini ketemunya: ketemu di depan Gramedia, jalan sebentar, ngobrol bentar di Food Court, pulang masing-masing, dan…

No further communication. Tak ada kata putus. And I felt nothing. Namanya juga cuma iseng-iseng pingin punya pacar. I don’t even remember his face.

Ya udah. Tapi kalau “putus” adalah kata mutlak untuk meresmikan putusnya hubungan pacaran, secara teknis aku masih pacarnya dia.

***

Bukan Uti namanya kalau putus asa. Setelah kejadian itu, aku masih main mIRC. Dan berkomunikasi dengan cowok-cowok yang punya angka 13-15 nicknamenya. Tapi setelah aku beranjak kelas 3 SMP, rumahku dipasangi internet. Pas aku (yang belum ngerti internet) minta abang buat pasang mIRC, dia ngomong gini,

“Kamu main mIRC? ALAY IH.”

I stopped.

***

Lanjut, yes.

Selanjutnya adalah Angga. Seorang cowok berusia 2 tahun lebih muda dariku. Adalah pengalaman pertama LDR bagiku. Waktu itu aku kelas 3 SMP, lagi masa-masa mau UN dan dia masih kelas 1 SMP. Meskipun kita sama-sama berdomisili di Bandung, dan dia bersekolah di SMP favorit di kota ini, tapi kita tidak pernah berusaha untuk mencoba bertemu. Kenapa? Gak tau. Tanya Uti pas kelas 3 SMP coba.

Pengalaman LDR (padahal 1 kota) pertama ini menyadariku bahwa LDR adalah tipe hubungan yang tidak bekerja padaku (entah ya kalo yang tadinya ga LDR terus jadi LDR). Aku bukan tipe orang yang kuat berkomunikasi hanya lewat media internet atau mengandalkan pulsa (mahal). Sementara aku dan dia hanya berkomunikasi lewat Yahoo! Messanger (YM), tepatnya lewat aplikasi bernama Yamee! (ada yang tau ini? Kalau tau kalian tua dan gaul HAHAHA). Setelah mencoba selama 2 bulan, aku memutuskan hubungan dengan dia karena… aku ketemu orang baru, yang ketemu tiap hari ‘_’
Sumber
Tak lama kemudian, temannya yang bernama Ridho ngirimin foto kamar Angga. Ada foto-fotoku yang dia ambil dari Friendster. Osit.

***

Did I ever say that I ever been in love with my online game buddy?

Ini kejadiannya jauh sebelum aku masuk SMP. Sebenernya belom ke arah love interest ya. Tapi… tertarik mempelajari lebih tentangnya.

Dia tidak berhasil aku pacari dan liat wajahnya pun belom pernah. AKU BAHKAN GA TAU NAMA ASLINYA HAHAHA. Aku bahkan ga yakin apakah dia beneran kelahiran 1995.

Jadi, aku dan dia berkenalan lewat online game berbasis situs bernama Naruto-Arena.com (aku yakin setelah ini kalian pasti nyoba buka). Dia menggunakan nama samara Kakashi blablabla. Aku sendiri menggunakan nama KireinoHana. Kakashi adalah seorang cowok berusia setahun lebih muda dariku. Dia tinggal di Samarinda. Adek ceweknya ternyata juga main Naruto-Arena.com.
Sumber
Judging dari cara kita bicara, Kakashi adalah tipikal cowok yang suka ngejailin cewek yang disukainya. Dia sedikit tsundere (suka tapi sok-sok an engga) tapi kadang juga pamer. Disini aku sadar kalo cowok-cowok begini adalah tipeku. Kita berkomunikasi lewat message di situs tersebut. Komunikasi kita berakhir setelah aku masuk SMP dan mulai ikutan ekskul Palang Merah Remaja, sehingga jarang membalas message dia dan akhirnya… aku lupa password ‘-‘.

***

Itu adalah beberapa dari sekelebet (?) kisah cintaku lewat dunia maya. Beberapa di antaranya tidak berhasil, tapi tetap memberikan pengalaman menarik untuk diceritakan.

Hal-hal yang bisa aku sampaikan kepada para korban yang sudah memenuhi masa mudaku dengan pengalaman-pengalaman itu adalah, bahwa selama kita pernah bareng, sifat jelek dan buruk aku sayang sama kalian (entah kenapa kata jamak ini membuat image polosku berantakan). Meski kalian bukan masa depan, tapi kalian adalah pelajaran berharga.

Atau mungkin takdir akan mempertemukan kita kembali di waktu aku udah cukup dewasa untuk berada dalam ikatan bernama pernikahan.

Ceilah.

14 comments:

  1. gue coba buka naruto arena dulu ya, hahah

    ReplyDelete
  2. menurut gue MIG33 deh, jagonya percintaan.. hahaha #eeea

    Kunjungan perdana.. :)

    ReplyDelete
  3. banyak amat di coba nya? gue penasaran nyoba lewat mirc, gue sampe sekarang kaga ngarti caranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama. waktu itu sih dibantuin OP warnetnya '-'

      Delete
  4. Bentar, Naruto Arena itu game apah? :O

    ReplyDelete
    Replies
    1. game multiplayer online berbasis web pake karakter2 naruto dan ga hrs bayar apapun buat dapet hal2 yg lebih :D

      Delete
    2. Howoooo, free to the core toh? *brb nyobain*

      Delete
  5. pengalaman bgt yah. sampai banyak gitu kisahnya haha

    ReplyDelete
  6. waaa keren pengalamannya banyak beud._.v

    ReplyDelete
  7. Ini gak ada tentang Friendster ya? Wah anda terselamatkan hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenerya ada tp karna kepanjangan dan (ternyata) kisahnya berlanjut ke RL jadi ga dimasukin :D

      Delete

Komentarnya boleh apa aja deh asal gak berbau porno, SARA, dan menggunakan bahasa yang gak patut dikeluarkan seperti binatang-binatang itu atau yah itu lah.

Makasih X3