January 1, 2013

Akhir Tahun Ngapain?

Semacam ilustrasi mengenai kemungkinan besar hal yang Uti lakukan pas malam tahun baru.
Daaaan sudah tahun 2013 lagi!

Sementara si Jakun Jakur (pasti) sedang bermain-main di pantai padahal gue yang ngidam, gue lagi ngadem depan komputer seperti biasa ._. tadinya mau ke Anyer bareng pihak yang berbeda. Tapi ternyata tidak direstui baik dari pihak keluarga maupun si konco :(( sedih da ih. Setelah sempat nongkrong di depan komputernya mas Kinan (and had a sudden trip to Cirebon with her family and Ririz), akhirnya back to the place where I belong... komputer *cium monitor*.

Gue paling suka mengingat-ngingat apa yang sudah terjadi pada gue di akhir tahun kayak pas gue lagi nulis draft post ini. Nah, dibanding tahun 2011 yang gue anggep sial karena setaun penuh ngejom... *some letter missing*, tahun 2012 gue cukup... waaaiii. Banyak hal besar yang gue alamin. UN, SNMPTN, ulang tahun (youdon'tsay.jpg), kehadiran seorang bayi (extended: yang pertama menodaiku dengan hal-hal yang keluar dari bujurnya), pertama kali ngerasain bagaimana gue gak bisa seantai pas SMA, keluar kota tanpa sekolah dan keluarga, (pertama kali) kopdar sama Kancut Keblenger, serta kehadiran seekor seorang Jakur.

Selain mengingat-ingat hal-hal yang gue alami, mulai dari yang bikin pingin-kejadian-lagi-please-menyenangkan sampai yang jangan-kejadian-lagi-please-memalukan, gue juga melakukan hal-hal lain selama masa-masa akhir tahun 2012 yang tidak gue lakukan di hari biasa karena kesibukan kuliah dan main dan tidur. Seperti menggambar, tidur, makan, nafas, dan bermain bersama sahabat-sahabat dan keluarga. Mmm kayaknya ga beda dari hari-hari biasa ya #okesip.

2 tahun yang lalu sepertinya gue menulis resolusi. Tapi ternyata gak semua bisa terpenuhi karna masalah waktu dan niat #naon. Jadi tahun ini gue gak akan nulis resolusi. Kunfayakun aja lah ya.

Dan gue liat beberapa hari kemarin film 2012 di IMDB sempet dimasukin kategori komedi di 9Gag =)) gue pribadi percaya ga percaya sama ramalan tersebut, mengingat Nostradamus juga pernah ngeramalin kiamat akan terjadi tahun 1999. Juga karena menurut ajaran agama gue kiamat itu ga dikasih tau datengnya kapan. Tau-tau sangkakala udah berkumandang weh. Tapi ya tetep aja takut mah pasti ada. Jadi kalaupun tanggal 21 kemarin gak jadi kiamat, bisa jadi setelah membaca postingan ini tiba-tiba matahari ada DUAAAAA~

Ih Uti amit-amit deh.

*ehm*

Jadi intinya... selamat tahun baru! Akemashite omedeto! Happy new year! Wilujeng mapag taun!

Sehabis page break yang memisahkan cinta kita ada bonus untuk anda-anda yang mau berbaik hati baca post ga penting ini sampai akhir.

December 14, 2012

Balada Seekor Kucing Bernama "Uti"

Kucing aku baru melahirkan 4 ekor kucing kecil X3 yang cowok dan berwarna hitam akan aku beri nama Nyoron, seperti nama anjing aku dulu. Ngomong-ngomong soal kucing, aku punya cerita tentang kucing temenku. Ini sebuah cerita pendek pas gue masih UN, antara hari ketiga entah keempat. Masih tahun ini. Masih kangen.

November 28, 2012

Tea on Cup

(Dari kemarin) aku pingin nulis di blog tapi gak tau mau nulis apa. Mau curhat da ada yang ngepoin atuh malu ntar teh geeran :( jadi weh setelah menimbang-nimbang kemudian gogoleran di kasur aku dapet ide buat nulis di blog: nihil #yaudah #gituaja #sipbye.

Oh ada ketang da bae weh ameh prolognya panjang sepanjang jalan cintaku padamu. Karena kemarin baru dapet niat buat gambar jadi gambar deh.

Tadinya mau dipost di WCD. Tapi karena WCD sedang menjadi kepompong, sedang dalam proses perubahan ke yang lebih baik, jadinya dipost disini.

September 17, 2012

Lagi Sedeng Edisi Ngerjain Tugas

Puti Azalea orang yang ga biasa ngerjain PR di rumah, jadi... ya gitu deh.
Difoto sebelum 3 kotak ini selesai. Tugas komposisi 2D buat kelas jam 7 besok. AKHIRNYA SELESAI JUGA. AYO SEMUA KAYANG SAMBIL BILANG WOW!

September 15, 2012

Wajah Gue di 3D-in

Setelah ini aku mau posting tentang renungan gue pas tadi pulang main. Kemarin sebelum tidur gue nemuin sebuah app yang membiarkan wajah kita menjadi... 3D dan bergerak-gerak.

Contohnya adalah foto ini:
Terus setelah dipilih lalu didetek mata, hidung, dan mulutnya, jadilah seperti ini:
Ih jadi geulis nyak? Cuman horor di mata kiri aja bisa nembus rambut dan cahayanya lagi di bawah kiri jadi gitu. Ih ngebayangin deh wajah gue jadi inspirasi buat game-game atau film yang menggunakan 3D begini. Gue banggain ke 7 keturunan gue.

Tapi... kemudian gue membuatnya jadi video (bukan gue, app nya punya fitur seperti itu):
Gue ngakak sendirian di kamar.

Terus gue iseng gambar gue dijadiin 3D juga...
BRUAKAKAKAKAKAK. Kayak cewek di film apaa gitu, kartun.

September 13, 2012

"Kamu..."

Jadi kemarin pertama kalinya gue masuk kelas tinjauan karya seni barat. Jadi gue masih belum familiar. Jadi ceritanya belajar tentang bangunan-bangunan dan karya seni dari luar negeri seperti piramid dan kawan-kawan.

Pelajaran itu katanya butuh buku, dan gue ga punya. Jadi gue nanya ke temen sebelah gue;

"Itu bukunya beli dimana?"

"Ini mah minjem dari senior. Bukunya mahal soalnya dan ga boleh fotokopi."

"Hmm berapaan gitu?"

"3 juta."

"TIGA JUTAA?" gue teriak. Yang ngajar ga ngeh.

Besoknya sebelum kelas bahasa Inggris, temen gue nanya soal buku yang sama.

"Mahal sih katanya aku aja sampai minjem," kata gue. Dia nanya juga berapa harganya.

"3 juta."

"TIGA JUTAA?" dia teriak.

Meanwhile, selepas kelas komposisi 2D hari ini, dosen gue ngomong gini;

"Buatan kamu bagus. Tapi ga rapih. Lebih cocok masuk seni murni soalnya seni murni ga pake penggaris sih kerjanya."

Gue ngangguk. Tapi aku gak suka kerja manual. Gak bisa di undo. Sama seperti hidup kita *kemudian curhat*.

Beliau ngelanjutin sambil merhatiin wajah gue;

"Kamu mahasiswa ngulang yah?"

"SAYA MABA PAK."

"Oooh," dia manggut. Gue langsung pergi.

Kekuatan awet muda gue udah mudar kah? :(

September 12, 2012

MAAFIN YA :(

Ini kejadiannya kemarin, sekitar jam setengah 1. Gue emang lagi males banget kuliah makanya naik motor pun teler. Pas di parkiran motor kampus, gue nabrak sebuah motor scoopy merah dan langsung berhenti.

Gue teriak dalem hati, "SIAL BANGET GUE HARI INI," dan perlahan nengok ke belakang.

Ada beberapa mahasiswa yang ngomong "itu ih sayang kacanya buat ngaca" *youdon'tsay.jpg* dan gue bales senyum tipis.

Oh thank God cuman kaca spionnya yang copot. Gak rusak. Bisa dipasang lagi... kalo gue ga telat. Jadi gue masukin kacanya ke kotak yang ada di motor itu. Gue lari ke kelas.

Gue ada 2 kelas lagi hari itu, jadi baru pulang sekitar jam setengah 6 dan mendapati... MOTORNYA MASIH ADA. Tiba-tiba diselimuti rasa bersalah, dan gak mungkin juga gue tungguin yang punya dateng, akhirnya gue ngeluarin binder dan nulis sebuah tulisan dengan spidol item.

Isinya "MAAFIN YA :("

Setelah itu gue masukin ke kotak bersebelahan dengan si kaca spion lalu pergi dengan rasa bersalah tingkat tinggi. Kelihatannya yang punya bukan dosen sih. Secara helmnya dihiasi stiker kayak cowok gitu.

Semoga yang punya ga nuntut gue ke pengadilan *lebeh*.

Jadi itulah hari absurd gue. Besok gue kuliah jam setengah 4 sore dan cuman 1 kelas. Ternyata kuliah sore pun ga bikin semangat.

September 5, 2012

Tanganku Gatel

Gue habis baca komik tentang saudara kembar dimana sang kakak dibunuh ketika sedang bertukar tempat dengan sang adik. Semetara keseluruhan ceritanya adalah tentang si adik bersama pacarnya yang memperjuangkan keadilan atas derita yang dialami keluarga si adik setelah si kakak meninggal terhadap si pembunuh yang dianggap tidak bersalah oleh pengadilan karena menggunakan narkoba sebelum membunuh (seharusnya dihukum karna narkoba juga kan? ._.).

Terus, gue jadi inget kalo dulu gue pernah bikin karakter, dua orang, kembar. Gue membayangkan bahwa jalan ceritanya adalah si kembar ini diperlakukan tidak adil dan membuat si adik menganggap sang kakak adalah seorang pembohong besar. Setelah tinggal terpisah selama beberapa tahun, si adik kembali ke kampung halaman atas permintaan sang nenek sebelum meninggal.

Ya gitu deh. Khayalan tersebut gue buat sekitar tahun... 2011. Oh baru setaun yang lalu ._. lengkap dengan ilustrasi macam poster (gue orangnya niat).
Tulisannya tolong ignore aja ._. itu translate dari Google soalnya ga mikir bener apa engganya ._. tapi inti artinya (supposedly) adalah "we were born with same face... but, why are you the only one who could be happy?". Gambar awalnya dibuat sekitar akhir 2010 yang lebih parah dari yang ini (jadi yang di atas udh versi improved). Ih kalo dipikir-pikir malu juga ya liatnya ._.

Ngomong-ngomong yang adiknya yang di tengah. Yang ungu-ungu di telinganya itu (seharusnya) adalah headphone. Jadi ceritanya prinsip dia adalah lebih baik ga mendengarkan sama sekali (dan mengengarkan musik) daripada harus mendengarkan kebohongan. Yang kanannya kakak kembarnya, tangannya ga tau lagi ngapain. Yang kiri seorang cowok tsuntsun yang penasaran sama apa yang terjadi sama si kembar di masa lalu dan 2 orang sisanya... ga pernah kepikiran.

Inti post ini adalah, gue kembali bikin si adik. Yang kakaknya belum sempet sih. Nah yang adik dengan kemampuan gue sekarang jadi begini:
Versi asli yang difoto lalu dibersihin lewat Photoshop
Kemudian tangan gue gatel udah lama megang SAI.
Tiba-tiba udah bugil
Ya, gambarnya jadi senyum. Seperti yang saya bilang di tutorial SAI, software ini berguna memperbaiki kesalahanmu di masa lalu ._. BTW headphone-nya masih ga jelas ya..

August 16, 2012

One Off

Waw gue kira OVA-nya One Off keluarnya masih lama ternyata udah ada subnya ._. jadi langsung nonton deh. One Off adalah OVA yang disutradarai oleh Junichi Sato, yang juga mensutradarai Tamayura.

Ceritanya tentang Haruno Shiozaki, gadis pesimis yang mengendarai motor Honda... tapi bukan Honda Scoopy! Kirain Honda Scoopy ternyata Giorno. Disainnya bagus juga sih kalau aku di Jepang pasti mau deh makenya deh.

Karakter lainnya adalah Sayo Kaburagi, cewek berkacamata yang mengendarai... Bekjul! ... LOL ITU BEKJUL BANGET LAH HAHAHAHAHAHA... mungkin nama officialnya Honda Super Club.

Anri Bessho, seorang gadis yang senang membuat lagu (dan Haruno dipaksa menyanyikannya). Ia mengendarai Honda Benly. Umm apa ya kalau di Indonesia disebutnya ya pokoknya itu lah. Motor yang sama dengan yang suka dipakai seseorang (._.).

Lalu Rie Maezono. Adik kelasnya Haruno, Sayo, dan Anri. Karena belum 16, dia masih naik sepeda. Begitu dapet SIM dia mengklaim akan menaiki Honda Zoomer (LOL di Indonesia kan 17).

Kemudian yang terakhir adalah Cynthia B. Rogers. Kemunculannya Cynthia adalah yang merubah prespective Haruno yang seringkali pesimis. Ia adalah gadis Australia yang mulai bekerja di kafe Niwa, kafe keluarganya Haruno. Ia mengendarai Honga CBR250R yang lebih sering gue sebut... Motor tangki depan.

One Off baru keluar satu episode OVA, jadi belum banyak yang bisa diceritakan. Tapi intinya sih tentang 5 cewek pengendara motor Honda yang tinggal di tempat kecil yang penghuninya pake produk Honda semua. Aku takjub sama cewek-cewek disini yang selera motornya selera motor cowok, gak kayak yang aku tau maunya yang oenjoe oenjoe.

Mendengar banyak Honda? Ya, Honda adalah special sponsornya anime ini. Meski tidak ada mention nama Honda di sepanjang OVA kecuali berupa tulisan. Pelajaran yang bisa anda dapat adalah... kita gak tau kalau kita belum mencoba. Pesan yang kesannya promosi adalah kendaraan itu gimana pemakainya. Motor Beat  gue pun mungkin bisa dibawa jalan-jalan ke Pluto kalau gue mau hahaha. Tapi motornya juga harus motor yang terurus dan punya mesin yang baik. Ya, pakailah Honda.

August 12, 2012

Me Lately

Umm udah bulan Agustus. Udah mau lebaran lagi! Sementara gue, tiap hari nyalain komputer - kalau ada yang nyamper main kartu - kalau ada yang ngajak pergi gue pergi tapi sembari lemes gara-gara ga makan. Ga produktif banget gue ya. Panda aja yang cuman males-malesan masih produktif - diliatin orang.

Kuliah dimana, Ti? Eghhh gue suka sedih kalau ada yang nanyain gue ini (lah situ yang nanya sendiri). Setelah tidak lulus SNMPTN (emotnangis.png) gue niatnya mau masuk ke STBA. Di tengah perjalanan di mobil, kakak dan nyokap gue (gue setengah tidur) berbincang-bincang soal gue... disuruh masuk Marnath!

Gue sih mau-mau aja. Selain deket Marnath juga udah punya nama lah istilahnya mah. Seperti didukung semesta, iklan radio yang lagi kita denger adalah iklan gelombang 5 PMB Marnath. Bu Elyz kemudian banting setir (literally).

Kemudian setelah banyak blablablabliblibli akhirnya gue daftar dan tibalah hari H-nya gue grasak-grusuk sana-sini dengan kelengkapan alat tulis yang bener-bener ga niat seperti pensil yang udah diserut kedua sisinya dan panjangnya hampir mendekati kelingking dan sebuah penghapus yang setengah jiwanya adalah 'the-lagend-says-it-can-erases-ink'  yang sudah lama gue endap di jaket.

Soalnya sendri cuman TPA. Kalau dibandingin sama buku TPA yang sering aku kerjain, ini bener-bener gampang. Kegampangan itu justru membuat gue jadi menyipitkan mata seperti Fry di Futurama dan ngomong dalem hati "not sure if the test was easy or I got all wrong" setelah ujian berakhir akibat tidak yakin dengan yang gue liat.

Bahas kuliah udah ah jadi sedih (lah situ yang ngomong sendiri).

July 1, 2012

How My 18th Birthday was

Sedikit alay tapi mau nunjukkin rambut baru :D
Selama 2 tahun ke belakang gue nulis sebuah post berjudul sama pada tanggal yang sama: "what I did one day before my birthday". Tapi kali ini tidak karena kemarin gue emang cuman jaga rumah dengan harapan orang rumah beliin kado (ngomong-ngomong hasilnya di luar ekspetasi).

Awal 1 Juli gue diawali dengan... sare. Kemudian HP gue yang kebetulan disetting bervolume loud kedatangan sebuah SMS sehingga membangunkan gue dan... SMS dari mas Kinan! Ih dia orang pertama yang ngucapin tau... coba kalo dia cowok. Dia pasti bebas dari friendzone (kalo jadinya ganteng huehehehe).

Gue kembali tidur dan bangun jam 9 pagi karena bunyi BBM di HP nyokap yang sama gordesnya dengan HP gue. Mau tidur lagi tapi ah gue ga mau menyia-nyiakan hari kurang umur gue dan langsung berangkat dari kasur. Sayangnya, tidak ada yang mengucapkan ultah ke gue, entah lupa atau pura-pura lupa, sebelum ponakan gue Pier dan sang mommy mengucapkannya duluan. Kasian banget sih gue.

Setiap taun ultah gue dan kedua abang gue dirayakan di hari ulang taun gue. Itulah yang namanya praktis sekaligus pelit. 4 tahun yang lalu, ulang tahun gue dirayakan di sebuah warung steak bernama Pasadena dengan sebuah kue tart yang ditancapkan 4 buah lilin yaitu angka 2, 2, 1, dan 4. Menciptakan 3 umur yang gue dan abang-abang gue tijak (?) saat itu: 22, 21 dan 14. Itu salah satu contoh kreatif sekaligus ga mau rugi.

Ulang tahun kali ini gue yang menentukan (ah sebenarnya tiap taun juga gue yang menentukan), gue milih di tempat makan Sushi. Begitu ada SMS dari bokap, nyokap gue langsung nyamber, "Ti, ajak makan. Biar dia yang bayar," ya, itu juga salah satu contoh ga mau rugi.

Setelah itu kita berenam berangkat ke Shin Men yang di Ciwalk. Enam orang itu gue, nyokap, dua abang gue, Pier, dan di mobil yang berbeda, bokap. Kita makan, membicarakan masa depan gue dan abang-abang gue, nyokap cerita tentang gue kalo pacaran sama Kye dan bagaimana Nanta bilang dia suka ke gue lewat nyokap, dll.

Di Shin Men itu yang lagi dapet diskon kartu kredit Danamon dan bank Mega. Yang punya Mega cuman nyokap. Di saat-saat terakhir kita di tempat itu, nyokap sempat bilang kalau kartunya sudah overlimit tapi coba aja dulu.

Setelah mba-mbanya kembali dan mengatakan, "bisa dipake ternyata bu", nyokap langsung facepalm dan berkata lirih, "rugi aku, rugi", kalau di sinetron nyokap gue kayak antagonis yang rencananya hancur. Ia lalu meminta agar bokap berjanji mau gantiin uangnya.

Kemudian kita kembali ke tempat parkir. Gue meminta uang kepada bokap dengan alasan bertahan hidup (klise, namun selalu berhasil) dan abang gue yang udah punya anak juga minta uang dengan alasan klise lainnya: "buat Pier". Bokap juga ngasih, tapi ngasih langsung ke anaknya. Hari itu, Pier menggenggam uang gocap itu erat-erat.

Nyokap gue punya kebiasaan bikin janji sama orang lain ketika dia udah bikin janji sama anaknya. Jadi dia minta dianterin ke Cimindi sebentar, eh bukan sebentar, tapi LAMA. Setelah itu kita bertiga mengeluh ingin pulang, nyokap mengizinkan dan minta dijemput di Pesantren 2 jam kemudian.

Unfortunately, none of us bring the home key. Abang gue yang pertama ninggalin kuncinya di kamarnya, abang gue yang kedua punya kunci kamarnya sendiri (pintunya di sebelah pintu rumah) tapi ditinggalin di kamar, sementara kunci gue nyangkut di kunci motor which means, gue juga ga bawa.

Setelah kedua abang gue belajar kilat cara menjadi maling di rumah sendiri, akhirnya mereka menyerah. Kita kembali ke tempat nyokap berada. Di perjalanan itulah, kami mempelajari satu hal: durhaka ke orang tua, apalagi ke nyokap itu emang ga boleh. Tapi yang paling penting, kalo mau durhaka ke nyokap jangan barengan...

Setelah waktu pulang gue terdelay lama sekali, akhirnya kita sampai di rumah dan gue mematikan PC yang dibiarkan menyala karena sedang mendownload game #inipentingbanget. Kemudian membuka laptop nyokap sebagai gantinya, menulis ini, kemudian berkata pada diri sendiri,

"Happy 18th birthday~"

Namun di saat yang sama, gue jadi merasa benci pada yang namanya growing up. Karena gue mengalami peterpan syndrome tingkat akut. I love being childish. Perkataan gue ga harus gue perhatikan. Eh harus sih. Tapi kalo lagi ga sadar, mostly people will consider it as a joke.

Gue suka pas gue ulang taun ke 17, tapi pas 18. Gue sadar itu adalah angka dimana kita seharusnya dewasa. Sementara gue suka menjadi kekanak-kanakan, gue jadi takut menjadi dewasa.

Mau nikahnya aja.